Kamis, 30 April 2015

SINOPSIS FULL HOUSE EPISODE 15 Part 4


SINOPSIS
FULL HOUSE
EPISODE 15
Part 4
Ji Eun tidak berhasil menemukan Young Jae dan duduk lemas di sofa.
Ji Eun berkaca-kaca :Kalau mau pergi,kenapa tidak dari dulu saja? Setidaknya kau ucapkan selamat tinggal.Selalu saja begini.
Ji Eu naik ke kamarnya dengan lesu…tapi hatinya ingin melihat kamar Young Jae yang gelap…
Saat menyalakan lampu, betapa kagetnya JI Eun melihat Young Jae sudah meringkuk di tempat tidur…antara senang,cemas,lega, khawatir dan marah JI Eun mendekati Young Jae.
Ji Eun :Bangun, Young-jae!Bangunlah!
Young Jae bangun dengan mata mengantuk dan lelah.
Young Jae :Kau mau apalagi? Apa?
Ji Eun :Kenapa kau bisa masuk?
Young Jae :Lewat dapur, lewat jendelanya.Kenapa? kenapa?
Ji Eun :apa?
Young Jae :Diluar dingin dan banyak nyamuk, aku tak bisa tidur disana.Kamar ini lebih nyaman.
Ji Eun kesal, sedangkan Young Jae tersenyum tanpa rasa bersalah.
Young Jae senyum :Tapi kamarku tak berubah sedikitpun.
Ji Eun diam menatapnya.
Young Jae :Kenapa melihatku begitu?Kau mau apa?
 Ji Eu berkaca-kaca….Young  Jae menatapnya bingung….tangis JI Eun-pun pecah.
Young Jae benar-benar kebingungan melihat Ji Eun menangis keras.
Young Jae :Ada apa? Han Ji Eun! Ji-eun!Kau kenapa?
Tangis JI Eun tidak berhenti menangis..tapi malah tambah keras. 
Young Jae tampak kebingungan dan tak mengerti kenapa JI Eun menangis keras seperti itu. Hahaahhaaaa...
Ji Eun masih menangis…sedangkan Young Jae menatapnya dengan tenang sambil minum bir. Walaupun Young Jae tampak tak mengerti kenapa JI Eun menangis seperti itu.
Kemudian Young Jae mengambilkan beberapa lembar  tisu dan memberikannya  pada JI Eun untuk menghapus air matanya.
Young Jae :Aku minta maaf, jadi berhentilah.
Ji Eun menghapus air matanya.
Young Jae : hey, Cuma karena itu,kau menangis begini?
Ji Eun :Aku menangis bukan karena itu.
Young Jae :Lalu kenapa? Kenapa?
Ji Eun sambil terisak-isak pelan :Aku...aku…kupikir kau pergi begitu saja.
Young Jae :Apa? Aku tak dengar?
Young Jae mendekatkan telinganya.
Ji Eun berteriak :baiklah!Kau boleh tidur sekarang.
Young Jae kaget:Kenapa harus teriak?
Ji Eun menunduk diam.
Young Jae masih kaget : Menakutiku saja.Maaf, aku tak bilang-bilang masuk kerumah. Sampai aku temukan rumah baru, aku ingin tinggal disini.Boleh, kan?
Ji Eun :Tidak.
Young Jae :Apa? Hei, Han Ji-eun, kau tega sekali.
Young Jae :Kau benar-benar membenciku?Kau mau menendangku dari sini?Apa kau begitu membenciku?
Ji Eun :Bukan itu alasannya.
Young Jae :Lalu apa? Apa?
Ji Eun :Lee Young-jae,Minta maaflah pada Appa-mu.
Young Jae :apa?
Ji Eun :Sesering apapun aku menemui mereka,mereka tak mau lagi bertemu denganku. Tapi kau?Kau bisa menemui mereka kapan saja,dan mereka akan memaafkanmu.
Ji Eun :Itu tak adil.Aku benar-benar membencimu!
Young  Jae diam menatap JI Eun.
Young Jae merenung di kamarnya.
Sedangkan JI Eun,terlihat sedikit lega,senang da tersenyum karena Young Jae kembali lagi ke rumah.
Keesokan paginya, Young Jae menemui appa-Nya di rumah sakit.
Ayah : ya, Masuklah.
Ayah kaget melihat Young Jae yang datang.
Ayah :Ajaib sekali kau mau kesini. Lalu…Kau mau apa kesini?
Young Jae :Appa, aku memang salah.
Ayah menatapnya.
Young Jae :Kali ini,maafkanlah aku.
Ayah :apa?
Young Jae :Aku mengaku salah, jadi maafkanlah aku.
Ayah :Kau serius berkata begitu?
Young Jae :Tidak.Sebenarnya tidak.
Ayah :Apa?
Young Jae :Bukan mauku,tapi Ji-eun...yang memintaku.Jadi karena itu aku disini.
Ayah kaget mendengarnya.
Young Jae :Dari awal,aku sudah banyak berbohong.Jadi...Ji-eun...maafkanlah dia.Aku mohon, Appa.
Ayayh :Kau benar-benar mencintainya?
Young Jae diam.
Ayah :Kalau kau mencintainya, harusnya kau nikahi dia.Kenapa pakai pura-pura segala?
Young Jae :Waktu itu..waktu itu…aku belum menyadarinya.
Ayah :Lalu apa yang akan kau lakukan?Mau menikahinya lagi?
Young Jae diam.
Ayah  :Begitu?
Young Jae yakin :Ya.
Young Jae yakin :Aku akan menikahinya.Aku tak mau kehilangannya lagi, appa.

BERSAMBUNG KE PART 5

Rabu, 01 April 2015

SINOPSIS FULL HOUSE EPISODE 15 Part 3


SINOPSIS
FULL HOUSE
EPISODE 15
Part 3
Ji Eun dan Young Jae masuk ke dalam rumah…lalu Young Jae baru menyadari sesuatu.
Young Jae :Debu...
Tapi ada sesuatu yang mengganggu pandangannya..ternyata foto pernikahan mereka sudah diganti JI Eun foto yang lain…
Belum lagi saat Young Jae melihat JI Eun sudah tidak mengenakan cincin kawinnya.
Young Jae :Mana cincinmu...
Ji Eun :apa?
Young Jae berteriak: Kenapa rumah jadi kotor sekali?Cepat bersihkan. Cepat! Cepat! Debunya...
Young Jae berpura-pura batuk.
Ji Eun :Kapan kau datang?
Young Jae : Barusan.Katanya sakit, kenapa kau segar begini?
Ji Eun :apa?
Young Jae : Makanya aku kesini untuk mengajakmu olah raga pagi.Kau benar-benar keras kepala.
Ji Eun :Apa itu penting sekarang?Kemana saja kau selama ini?
Young Jae : Aku di kuil.Belajar,dan banyak bermeditasi...Aku merasa tenang disana.Aku kelihatan berbeda, kan?
Ji Eun mendesah pelan :Kata mereka Nenek sakit, kau tak menjenguknya?
Young Jae : apa? Dia tidak sakit. Dia hanya mau aku pulang ke rumah.
Ji Eun :Jadi kau akan terus begitu dengan Appa-mu?
Young Jae :apa?
Ji Eun :Jangan begitu, minta maaflah padanya.
Young Jae : Itu urusanku.
Ji Eun berteriak marah :Lalu kenapa kau kesini?
Young Jae : Kenapa aku kesini?Ini kan rumahku.
Ji Eun:Apa katamu?
Young Jae : Mulai sekarang aku tinggal disini lagi.
Ji Eun tak percaya mendengarnya sedangkan Young Jae tersenyum lebar.
Ji Eun langsung mengusir Young Jae keluar rumah.
Young Jae menggedor-gedor pintu.
Young Jae :  : JI Eun! Han JI Eun!Buka pintunya!
Tak berapa lama Ji Eun membuka pintu dan tersenyum…hanya untuk melempar tas Young Jae keluar.
Young Jae menggedor-gedor pintu lagi.
Young Jae : Han JI Eun!Kau kenapa? Bukalah!Tak mau juga? Han JI Eun! Han JI Eun!
Ji Eun membuka pintu dengan tatap tajam.
Young Jae : Apa yang kau lakukan?
Ji Eun berteriak marah :Ini karma karena mengusirku dulu. Kenapa? Kalau mengetuk lagi, awas kau!
Ji Eun membanting pintu yang membuat Young Jae kaget dan hanya bisa mendesah pelan.
Young Jae : Astaga.Sial!
Ji Eun yang sedang mengetik ternyata masih cemas juga pada Young Jae.
Ji Eun mengintip keluar dan melihat Young Jae yang bermeditasi di kursi kayu. Ji Eun kaya mau mukul Young Jae saking kesal dan marahnya. Ji Eun kembali masuk ke dalam rumah.
Ji Eun yang sedang sikat gigi masih juga memikirkan Young Jae terus.
Ji Eun mengintip lagi. Kali ini Young Jae tiduran di kursi dengan berselimutkan jasnya..plus digigiti nyamuk. Hehehe…. Setelah melihatnya JI Eun kembali masuk ke dalam rumah.
Sampai malam….Young Jae tidak tahan dan pergi sambil membawa tasnya.
Ji Eun membersihkan wajahnya dan ingat Young Jae yang masih di luar.
Ji Eun mengintip dari kamarnya dan kaget karena Young Jae sudah tak ada disana.
Ji Eun langsung panik.
Ji Eun  keluar rumah dan mencarinya di sekitar rumah.
Ji Eun panik : Lee Young Jae, Dimana kau?Kalau kau tak pergi juga, awas kau.
Kemudian, Ji Eun berlari menuju arah jalan raya…..
Ta Ra Young Jae ternyata ada disamping rumah…. hanya melihat JI Eun yang lari menuju arah  jalan raya dengan panik dan berteriak memanggil-manggil namanya.
Ji Eun berteriak : Young Jae,dimana kau?Young Jae!
Young Jae berkaca-kaca melihatnya.
BERSAMBUNG KE PART 4