Minggu, 07 April 2013

SINOPSIS FULL HOUSE EPISODE 1 (Part 4)


SINOPSIS
FULL HOUSE
EPISODE 1
(Part 4)
Di luar…Mi Hyuk dan Hae Won baru sampai.
Min Hyuk bertanya,”Apa kita terlambat?
Hae Won tak mengerti,”Huh?Tak apa-apa.
Min Hyuk berkata,”Kami tak bisa biarkan wanita sepertimu menunggu.
Hae Won berkata,”Sebentar.Kau kelihatan cantik sekali.
Hae Won merapikan baju Min Hyuk,”Ayo.
Min Hyuk menjawab,”Ayo.
Di meja Young Jae
Young Jae berkata,”Kau sudah tahu kalau Min-Hyuk sudah pulang ke Korea?
Ji Eun ingat kebohongannya,”Tidak.Aku juga tak mau lagi bertemu dengannya.
Young Jae berkata,”Aku tahu ini pasti sulit bagimu.Tapi harusnya kau tetap teguh untuk seseorang yang kau cintai.
Ji Eun bingung dan mau jujur,”Aku harus katakan yang sebenarnya.Sebenarnya...
Young Jae tak mengerti,”Apa?
Ji Eun berkata,”Sebenarnya aku bukanlah...
Young Jae memotong,”Mereka sudah datang.Bersikap baiklah.
Min Hyuk dan Hae Woon datang.
Ji Eun kaget dan salah tingkah,”Apa? Tapi sebenarnya...Sebenarnya aku bukanlah...
Ji Eun langsung menutupi wajahnya dengan daftar menu makanan.
Young Jae menyapa,”Min-Hyuk.
Min Hyuk bertanya,”Kau sudah datang duluan.
Min Hyuk menarikkan kursi untuk Hae Won.
Hae Won senang,”Terima kasih.
Young Jae terlihat cemburu.
Suara hati Young Jae :Tunggu saja.
Ji Eun bingung masih menutupi wajahnya dengan daftar menu makanan,”Bagaimana ini?
Hae Won melihat ada seorang wanita duduk di sebelah Young Jae.
Hae Won bertanya,”Dia siapa?
Young Jae menjawab,”Dia temanku.Tadi kami tidak sengaja bertemu.Kuajak saja dia kesini. Tidak apa-apa, kan?
Hae Won tersenyum.
Young Jae memanggil,”Han Ji-Eun.Han Ji-Eun.
Young Jae langsung mengambil daftar menu makanan yang digunakan untuk menutupi wajah JI Eun.
Ji Eun menunduk malu dan bingung,”Hai.
Young Jae memperkenalkan,”Ini Kang Hae-Won dan iniYoo Min-Hyuk.
Min Hyuk menyapa,”Hai.
Ji Eun masih menundukkan dan hanya menganggukkan kepalanya
Young Jae sedikit curiga melihat sikap Ji Eun dan Min Hyuk.
Min Hyuk berkata pada Hae Won,”Kau tahu tidak, banyak peluang bisnis dari media informasi?Belakangan ini, media informasi sangat berpengaruh di dunia. Bisnis Italia.
Di bawah meja, kaki Young Jae menendang  kaki Ji Eun yang sedang makan sampai beberapa kali
Suara hati Young Jae :Hei, kalian sedang apa?Kenapa diam saja?
Ji Eun membalas menendanng kaki Young Jae.
Hae Won bertanya,”Kau juga tertarik pada bisnis itu juga, kan? Ajusshi bilang kau pandai sekali di bidang itu.
Min Hyuk menggeleng,”Aku lebih suka dengan yang kukerjakan sekarang.
Young Jae kesal dan menendang keras kaki Ji Eun sampai Ji Eun tersedak.
Hae Won bertanya,”Apa itu termasuk membuat film?
Ji Eun membalas menedang kaki Young Jae juga keras karena kesal.
Young Jae meringis kesakitan.
Min Hyuk menjawab,”Untuk memulai karir baru memang butuh banyak modal.
Hae Won berkata,”Young-Jae, kau harus selalu bersikap baik pada Min-Hyuk.
Young Jae yang dari tadi tak mendengar bingung,”Kenapa begitu?
Min Hyuk berkata,”Tidak, seharusnya aku yang begitu padanya.Mungkin kita bisa membuat film bersama.Pasti hasilnya akan bagus sekali.
Young Jae kesal dan menatap tajam Ji Eun yang makan.
Suara hati Young Jae :Hei, kenapa kau diam saja?
Young Jae menendang kaki Ji Eun lagi….kali ini lebih keras…sampai Ji Eun menghentikan makannya.
Ji Eun mencoba bersabar..tapi ekspresi wajah JI Eun yang menggigit bibirnya…menarik perhatian Min Hyuk.
Min Hyuk bertanya,”Kau tak apa-apa?
Ji Eun menjawab,”Aku baik-baik saja.
Ji Eun melirik tajam ke arah Young Jae
Min Hyuk ingat,”Kau Han Ji-Eun, kan?
Ji Eun menunduk,”Apa?Ya, benar.
Min Hyuk bertanya,”Kau tak ingat aku?
Suara hati Young Jae : Itu dia.Begitulah seharusnya.
Ji Eun berkata,”Aku...
Min Hyuk memotong,”Kita pernah bertemu di Shanghai, kau ingat?
Ji Eun memejamkan matanya sekilas…kebohongannya akan terongkar.
Ji Eun menjawab,”Benarkah? Oh ya, kita pernah bertemu disana. Dan kita bertemu lagi disini.
Young Jae tak mengerti.
Hae Won bertanya,”Min-Hyuk Oppa, kalian sudah kenal lama?
Min Hyuk menjawab,”Aku bertemu dengannya di Shanghai,saat aku mengunjungi Young-Jae.
Hae Won berkata,”Oh, begitu.
Min Hyuk melihat Ji Eun,”Bagaimana perjalananmu?
Ji Eun menjawab,”Baik-baik saja, terima kasih untuk semua bantuanmu.
Young Jae memikirkan sesuatu.
Min Hyuk berkata,”Sepertinya kau dekat sekali dengan Young-Jae.
Ji Eun  menjawab,”Memang.Tapi kami sekarang kami masih berteman.
Young Jae tersadar kalau sudah dibohongi oleh Ji Eun.
Di depan restoran.
Min Hyuk bertanya,”Kau mau pulang?
Hae Won menjawab,”Ya. Oppa bisa mengantarku?
Min Hyuk menoleh dan bertanya,”Ji-Eun, rumahmu dimana?
Ji Eun menjawab,”Rumahku jauh sekali dari sini.
Young Jae menatap tajam,”Biar aku saja yang mengantarnya pulang.Baiklah.
Mobil Min Hyuk sudah datang.
Hae Won berkata,”Senang bertemu denganmu.
Ji Eun menjawa,”ya.
Hae Won berkata,”Dah.
Min Hyuk berkata,”Sampai jumpa lagi.
Ji Eun menjawab,”Sampai jumpa.
Min Hyuk pamit sama Young Jae,”Aku pergi dulu.
Young Jae melihat Hae Won diantar pulang oleh Min Hyuk.
Ji Eun melambaikan tangannya…dari spion mobilnya..Min Hyuk melihat itu dan tertawa geli.
Hae Won menoleh ke belakang,”Ada apa?
Min Hyuk menjawab sambil terrtawa geli,”Tak ada.
Young Jae dan Ji Eun di di bawah pohon.
Young Jae benar-benar marah karena telah dibohongi oleh Ji Eun.
Young Jae marah dan kesal,”Kau mau main-main?
Ji Eun membela diri,”Aku sudah mau mengatakannya padamu tadi.
Young Jae bertanya,”Apa? Kau mau bilang apa lagi?
Ji Eun menjawab,”Waktu itu aku dalam kondisi darurat, tapi kau juga tak mau membantuku.
Young Jae tak mengerti,”Apa?
Ji Eun berkata,”Aku panik sekali waktu itu. Jadi aku karang saja alasan yang bagus.Tenang saja, aku akan kembalikan semua uangmu.Beres, kan?
Young Jae bertanya,”Apanya yang beres?Apanya yang beres? Kau sudah menipuku...
Ji Eun balik marah,”Menipumu? Kau jangan asal bicara.
Young Jae tak percaya,”Apa? Asal bicara?
Ji Eun berkata,”Kau juga mau memanfaatkanku, kan?
Young Jae tak mengerti,”Apa?
Ji Eun bertanya,”Bagaimana kalau aku benar-benar pacarnya Yoo Min-Hyuk? Kau tahu apa yang akan terjadi?Aku tak tahu kalau semua itu adalah rencanamu.Seharusnya kau tak lakukan itu.Kampungan sekali.
Young Jae tambah kesal,”Kau yang menipu dan membohongi orang-orang,kau malah memojokkanku?Kau benar-benar orang yang aneh.
Ji Eun bertanya,”Kenapa kau kasar sekali padaku?
Young Jae bertanya,”Memangnya kenapa kalau aku begitu?Kau bisa apa, huh?
Ji Eun mengancam,”Akan kubalas kau, Young-Jae.
Young Jae tak percaya,”Apa?Sialan.
Young Jae hampir memukul JI Eun.
Ji Eun kaget,”Astaga! Kasar sekali.Kau tidak bisa berpikir jernih.
Young Jae tak percaya,”Apa?
Ji Eun menantang,”Pukul saja.Pukul saja aku.
Ji Eun mendekatkan kepalanya pada Young Jae yang semakin mundur….lalu…Ji Eun memukulkan kepalanya pada dahinya Young Jae…sebelum pergi.
Young Jae meringis kesakitan.

Sekilas spoiler Jung In yang memukulkan kepalanya pada dahi Hyun Soo! Sayang kalau dilewatkan! hehehehhee...

SPOILER
SMILE, YOU
EPISODE 3
Pagi itu di Jung In bingung saat sadar kalau cincinnya hilang…dan mencarinya di kamarnya.
Beberapa saat kemudian, telp di kamarnya berbunyi.
Jung In berteriak kesal:Siapa ini?
Suara Hyun Soo :Oppa kamu.
Jung In :Apakah kamu pikir saya hanya punya satu atau dua oppa? Beri aku nama kamu.
Hyun Soo :Hyun Soo oppa kamu.
Jung In :Hyun Soo?Seseorang yang ditampar?
Hyun Soo kesal: Aku bilang untuk tidak mengatakan itu!
Jung In :Mengapa kamu menelepon begitu awal di pagi hari?
Hyun Soo memegang cincin kawin Jung In.
Hyun Soo :Ada sesuatu yang berkilau di tangan saya sekarang.
Jung In kaget dan senang:Kamu menemukan cincin itu?
Hyun Soo menunggu Jung In di depan rumah sakit tempat Jung Kyun bekerja.
Beberapa saat kemudian,Jung In datang dari arah belakang.
Jung In : tangan di atas?
Hyun Soo :Kenapa kau ke sini baru sekarang?Kamu terlambat 5 menit.
Jung In :Mengapa kamu ingin bertemu di sini?Berikan cincin itu padaku!
Hyun Soo :Sebelum itu,ada sesuatu yang harus kita lakukan. Ikuti aku!
Hyun Soo akan masuk ke dalam rumah sakit tapi ditahan Jung In.
Jung In :Kemana?
Hyun Soo kesal:Jangan mencoba untuk tahu terlalu banyak.Ketika kita sampai di sana, hanya lakukan apa yang aku katakan.Satu - katakan padanya kamu dan aku tidak memiliki hubungan.Dua - katakan padanya aku hanya memenuhi tangung jawab saya sebagai manusia,memastikan kalau seorang wanita mabuk sampai di rumah dengan selamat.Tiga - katakan padanya jika membuatnya marah,kamu sangat menyesal!Empat - ini adalah hal yang paling penting. Tenang dan seriuslah saat melakukannya.Jika tidak, kamu tidak memiliki cincin.
Jung In :Baik.Saya akan melakukan apa yang kamu katakan. Biarkan aku melihat cincin itu.
Hyun Soo menunjukkan cincinnya berada di dalam celananya.
Jung In langsung akan mengambilnya dari saku Hyun Soo.
Jung In :Ada di sini?!
Hyun Soo kaget dan menghempaskan tangan Jung In.
Hyun Soo :Apa kamu sedang meletakkan tangan kamu?
Jung In :Aku ingin melihat dengan mata aku sendiri.Ada kemungkinan itu bukan cincin-ku.
Hyun Soo :Kau begitu mencurigakan.Ini, bukan?
Hyun Soo menunjukkan cincinnya.
Jung In melepaskan kaca matanya dan mengamatinya…lalu merebut cincin itu dan berjalan pergi.
Hyun Soo mengejarnya dan menghentikan langkahnya.
Hyun Soo :Hei, kau mau kemana?
Jung In :Aku sudah selesai dengan bisnis-ku, jadi aku akan pergi.
Hyun Soo :kamu melanggar janji-mu!
Jung In :Apa yang dijanjikan? Kau pikir aku gila?Mengapa saya pergi ke orang asing dan berkata,"Maafkan aku, tolong jangan salah paham"?
Hyun Soo mencoba merebut cincin itu…tapi Jung In mempertahankannya.
Hyun Soo :Lalu aku tidak bisa memberikan ini kepada kamu.
Jung In :Apa yang kau lakukan, ini milikku!
Hyun Soo :Aku menemukannya. Aku akan mengambil dan membuangnya.Serahkan! Serahkan!Aku akan membuangnya.
Jung In marah dan membenturkan kepalanya di dahi Hyun Soo.
Hyun Soo kesakitan.
Jung IN :Kau kasar. Kau mungkin inginmembawa aku ke gadis yang menampar-mu.
Tapi menyerahlah sebelum kamu pergi kepadanya dan ditampar lagi. Berhenti bermimpi!
Jung In melangkah pergi dengan santainya.
Hyun Soo marah :Setiap kali aku melihatnya, dia mengeluarkan kutukan. Hey!Jika kamu bertemu denganku di jalan,kau lebih baik lari.Karena jika aku menangkapmu, kau mati!
Jung IN mengejek :Aku mengemudi setiap hari, sehingga tidak ada kesempatan jumpa.
Hyun Soo hanya melihat Jung In yang sudah lari menjauh.
Hyun Soo :Gadis itu hanya membuat saya mendidih setiap waktu!

Kita lanjutin full house-nya yuk! Maaf! Tapi sayang kalau Jung In dan Hyun Soo dilewatkan!
Ji Eun sampai di rumah dan mengipasi dirinya agar menurunkan emosinya.
Ji Eun berkata kesal,”Kau sebaiknya jaga sikapmu.
Young Jae mengendarai mobilnya dengan marah.Young Jae sampai di parkiran apartemennya. Young Jae keluar dari mobil.
Young Jae kesal,”Kau membuatku emosi.
Young Jae menendang ban mobilnya…tapi kakinya malah yang sakit. Young Jae berjalan ke apartemen sambil terpincang-pincang.
Di rumah Ji Eun.
Ji Eun yang sedang bangun..terbangun karena terdengar suara dari bawah. Ternyata itu dari perusahaan pengiriman barang bersama manajer Young Jae.
Ji Eun bertanya dari lantai atas,”Ajusshi, kau siapa?
Manajer Young Jae balik tanya,”kau siapa?
Ji Eun menjawab,”Aku adalah pemilik rumah ini.
Manajer Young Jae menunjukkan surat pembeliannya,”Semua surat-suratnya juga sudah lengkap.
Ji Eun tang percaya,”Keterlaluan sekali? Beraninya mereka (Hee Jin dan Dong Wook) menjual rumahku?
Manajer Young Jae berkata,”Rumah ini sudah dijual dan semua surat-suratnya
tak ada masalah lagi.Sebaiknya kau pergi saja sekarang.
Ji Eun berkata,”Mungkin kelihatannya tak ada masalah.Tapi sebenarnya ada.
Manajer Young Jae bertanya,”Maksudmu?
Ji Eun menjawab,”Kau beli rumah ini bukan dari pemilik aslinya.
Manajer Young Jae berkata,”Sudah kubilang,tak ada masalah apapun soal rumah ini.
Aku sudah bayar lunas semuanya.
Ji Eun ngotot,”Aku tak peduli.Ini rumahku, dan sertifikatnya sudah dicuri.
Manajer Young Jae berkata,”Aku akan melaporkannya ke polisi.
Ji Eun tak percaya,”Apa?
Ji Eun datang ke kantor polisi.
Polisi : Dengar, Nona.
Si pelapor wanita : Baiklah.
Ji Eun masuk…dan hampir saja kena pukulan tangan laki-laki yang sedang punya masalah..tapi bisa dilerai oleh seorang petugas polisi. Ji Eun sampai salah orang  yang dia kira polisi…padahal seorang pelapor.
Ada 1 meja polisi yang kosong.
Petugas polisi bertanya,”Kenapa kau kesini?
Ji Eun menjawab,”Rumah dan tabunganku juga dicuri.
Suara kepala polisi : Kim, bisa kesini sebentar?Tolong tangani ini dulu.
Petugas polisi itu-pun pergi,”Baiklah.
Ji Eun melihat seorang ibu yang menggendong anaknya.
Sang ibu berkata,”Demi anak ini,kumohon tolonglah kami.
Ji Eun keluar dari kantor polisi dan duduk di tembok. Ji Eun lalu mengambil foto USG bayi yang ada di perut Hee Jin. 
Ji Eun kembali ke rumahnya…bersiap-siap akan pergi….lalu JI Eun melihat stiker di tangga..stiker itupun diambilnya dan di tempal dibukunya. Ji Eun duduk di ayunan kayu di depan rumah…sambil memandang laut.
Ji Eun berjongkok di halte bus dengan kopernya…. Sampai petang….Ji Eun masih ada di halte bus.
Malam itu,Young Jae datang ke rumahnya yang baru, “Full House”. Young Jae kaget melihat Ji Eun duduk membungkuk di depan pintu dengan koper disampingnya. Ji Eun juga kaget dan berdiri…menatap Young Jae.
BERSAMBUNG KE EPISODE 2